Final Liga Champions 2026: PSG vs Arsenal Duel Penebusan di Budapest
Jakarta — Final Liga Champions 2026 bakal jadi duel paling emosional dalam beberapa tahun terakhir. Paris Saint-Germain dan Arsenal akan bertemu di Puskas Stadium, Budapest, Hungaria, Sabtu malam (30/5) pukul 23.00 WIB dalam perebutan trofi si Kuping Besar.
PSG datang sebagai juara bertahan setelah musim lalu menghancurkan Inter Milan 5-0 di final. Sementara Arsenal mengejar trofi Liga Champions pertama dalam sejarah klub, setelah akhirnya menjuarai Liga Inggris musim ini untuk pertama kali sejak era “The Invincibles” 2004.
Duel Dua Misi Besar
Bagi Arsenal, ini lebih dari sekadar final biasa. The Gunners belum pernah merasakan trofi Liga Champions sepanjang sejarah klub. Kesempatan kali ini menjadi peluang emas untuk menghapus label “hampir juara” yang selama ini melekat di kompetisi Eropa.
PSG ingin membuktikan bahwa keberhasilan musim lalu bukan kebetulan semata. Klub asal Prancis itu mencetak sejarah dengan gelar Liga Champions pertama, di mana Desire Doue yang saat itu berusia 19 tahun mencetak dua gol di final. Achraf Hakimi, Khvicha Kvaratskhelia, dan Senny Mayulu juga ikut mencatatkan nama di papan skor.
Dembele dan Doue Jadi Ancaman Utama
PSG masih mengandalkan kombinasi kecepatan dan kreativitas dari Ousmane Dembele dan Desire Doue. Kvaratskhelia menjadi mesin gol utama musim ini dengan 19 gol di semua kompetisi, unggul satu gol dari Dembele. Bradley Barcola sudah mencetak 13 gol, sedangkan Doue menyumbang 12 gol.
Namun kondisi Dembele belum sepenuhnya fit jelang laga final. Situasi juga belum ideal untuk Achraf Hakimi yang sebelumnya melewatkan semifinal dan beberapa pertandingan terakhir Ligue 1 akibat cedera.
Arsenal Bertumpu pada Rice dan Gyokeres
Di kubu Arsenal, Declan Rice disebut sebagai jantung permainan tim. Gelandang timnas Inggris itu menjadi motor utama keseimbangan permainan The Gunners. Viktor Gyokeres langsung nyetel di musim debutnya, sudah mencetak 19 gol dan menjadi ujung tombak baru yang menakutkan.
Kreativitas Arsenal tetap banyak bertumpu pada Bukayo Saka dan Eberechi Eze. Saka telah mencetak 10 gol musim ini, sedangkan Eze mengoleksi tujuh gol. Gabriel Magalhaes menjadi tembok kokoh di lini belakang.
Kedua Tim Datang dengan Gelar Liga
Arsenal menutup musim domestik dengan manis setelah memastikan gelar Liga Inggris pertama sejak 2004. Perburuan gelar berlangsung ketat hingga pekan-pekan akhir sebelum Manchester City gagal meraih kemenangan yang membuat Arsenal resmi juara.
Di Prancis, PSG kembali menunjukkan dominasi. Klub ibu kota tersebut finis enam poin di atas Lens dan memastikan gelar Ligue 1 sebelum musim berakhir. Itu menjadi gelar liga kelima beruntun PSG sekaligus trofi Ligue 1 ke-14 sepanjang sejarah klub.
Stadion Puskas Budapest
Final akan berlangsung di Puskas Stadium, Budapest, Hungaria. Stadion yang dinamai legenda sepak bola Hungaria Ferenc Puskas itu selesai direnovasi pada 2019 dan memiliki kapasitas lebih dari 67 ribu penonton. Atmosfer stadion diprediksi akan memanas mengingat antusiasme suporter kedua klub sangat besar.
Secara pengalaman dan kedalaman skuad, PSG memang lebih diunggulkan untuk kembali mengangkat trofi Liga Champions. Namun Arsenal datang bukan tanpa ancaman. Klub asal London Utara itu membawa semangat kebangkitan setelah akhirnya kembali merasakan gelar Liga Inggris usai penantian panjang lebih dari dua dekade.
Laga ini diprediksi menjadi salah satu pertandingan paling ditunggu penggemar sepak bola dunia mengingat kedua tim datang sebagai juara di kompetisi masing-masing.