Thursday, May 28, 2026
Ekonomi

Purbaya Buktikan Ekonomi RI Mulai Bangkit: Mal & Pasar Rame

Jakarta — Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menunjukkan sinyal pemulihan ekonomi yang makin nyata. Bukan sekadar angka di atas kertas, Purbaya memastikan aktivitas ekonomi di berbagai kota besar Indonesia sudah terasa bergerak.

“Di Jogja rame, di Surabaya rame, di Bandung rame, di Jakarta juga ke mal rame, di Pasar tradisional juga rame,” kata Purbaya di Kantor Direktorat Jenderal Pajak, Kemenkeu, Jakarta, Rabu (27/5/2026).

Pernyataan itu disampaikan usai Purbaya menghadiri acara di DJP terkait penerimaan negara. Ia menjelaskan bahwa pertumbuhan ekonomi nasional saat ini berada di atas 5%, menandakan momentum positif pasca perlambatan sebelumnya.

Ekonomi Belum Sempurna, Tapi Sudah Bangkit

Meski menunjukkan tren positif, Purbaya menegaskan pemulihan ekonomi belum merata ke seluruh sektor. Ia menyebut ada wilayah atau sektor yang masih tertinggal.

“Mungkin kalau dibilang ada tempat yang gak rame, pasti ada. Apalagi kalau diambil fotonya jam 2 malam,” ujarnya dengan nada santai.

Purbaya menjelaskan bahwa Indonesia sedang dalam fase transisi dari pertumbuhan lambat ke pertumbuhan yang lebih cepat. Proses ini, kata dia, membutuhkan waktu agar manfaat ekonomi bisa dirasakan secara merata.

“Cuman gitu, ekonomi kan mungkin gak belum sempurna 100%. Ini kan kita baru mulai bangkit dari pertemuan yang lambat ke pertemuan yang lebih cepat. Perlu waktu menyebarkan ekonomi secara merata,” paparnya.

Pasar Tradisional Jadi Barometer

Yang menarik, Purbaya tidak hanya mengacu pada pusat perbelanjaan modern. Pasar tradisional juga disebut sebagai barometer pemulihan ekonomi yang relevan bagi masyarakat bawah.

Data BPS sebelumnya menunjukkan konsumsi rumah tangga masih menjadi penopang utama pertumbuhan ekonomi. Dengan aktivitas di pasar tradisional yang mulai ramai, sinyal pemulihan ini diyakini akan semakin solid di kuartal-kuartal berikutnya.