PSSI Hanya Cetak 35 Ribu Tiket Timnas Indonesia vs Oman dan Mozambik
Jakarta — PT Gelora Bung Karno Selaras Indonesia (GSI), anak usaha PSSI, memastikan hanya 35 ribu lembar tiket yang dilepas ke publik untuk laga uji coba Timnas Indonesia melawan Oman dan Mozambik. Jumlah itu separuh dari total kapasitas Stadion Utama Gelora Bung Karno yang mencapai 71 ribu kursi.
Managing Director GSI Marsal Masita menjelaskan, tribune bagian atas stadion tidak akan dibuka untuk penonton. Hanya area bawah yang akan aktif selama dua pertandingan yang dijadwalkan pada 5 dan 9 Juni mendatang.
“Yang dibuka [tribune] di bawah saja. Jadi [tribune] atas kami tidak buka. Totalnya 35.000-an kurang lebih, di bawah, ya, untuk dua pertandingan tanggal 5 dan tanggal 9,” kata Marsal, Kamis (28/5).
Harga Tiket Tiga Kelas, Mulai Rp300 Ribu
Meski tribune terbatas, PSSI tetap membagi harga tiket menjadi tiga kelas. Tribune utara dan selatan dijual paling murah, yakni Rp300 ribu. Sementara sisi barat dan timur dibanderol Rp500 ribu. Tiket premium untuk tribune timur dan barat menjadi yang termahal dengan harga Rp750 ribu.
Penjualan tiket sudah dibuka meski angkanya belum signifikan. Berbeda dengan Kualifikasi Piala Dunia 2026 yang ludes dalam hitungan jam, tiket uji coba kali ini masih berjalan lambat. Namun Marsal tetap optimistis.
“Jadi, harusnya tanggal muda kan ya, tanggal 5 hari Jumat. Tanggal 5 harusnya lumayan, tapi masih on going penjualan tiket sampai hari ini,” ujarnya.
Laga Uji Coba Jelang Piala AFF
Dua pertandingan uji coba ini menjadi bagian dari persiapan Timnas Indonesia menjelang Piala AFF 2026. Tim Merah Putih akan menghadapi Oman pada 5 Juni, diikuti laga kontra Mozambik empat hari kemudian. Keduanya digelar di GBK, Jakarta.
PSSI sebelumnya mengumumkan jadwal Timnas Indonesia di babak grup Piala AFF akan berlangsung di Stadion Pakansari, Bogor. Keputusan membagi venue ini menunjukkan strategi PSSI dalam mengakomodasi berbagai kebutuhan logistik dan keamanan selama turnamen regional tersebut.