Friday, May 29, 2026
Nasional

Banjir Bandang Hantam 4 Desa di Bone Bolango, Seorang Warga Hanyut hingga ke Laut

Jakarta — Hujan deras yang mengguyur Kabupaten Bone Bolango, Gorontalo, pada Selasa malam lalu memicu banjir bandang dan tanah longsor. Empat desa terendam, ratusan warga mengungsi, dan seorang penduduk sempat terseret arus hingga ke laut.

Kepala Pelaksana BPBD Bone Bolango, Achril Yoan Babyonggo, memastikan korban yang hanyut berhasil ditemukan dalam kondisi selamat. “Ada satu korban yang sempat hanyut terbawa material longsor hingga ke laut. Alhamdulillah, korban berhasil ditemukan dalam kondisi selamat,” ujarnya dalam keterangan resmi, Rabu (27/5).

Hujan Tanpa Henti Picu Bencana di 22.00 WITA

Bencana bermula saat hujan lebat tanpa jeda mengguyur wilayah Bone Bolango sepanjang Selasa sore. Puncaknya terjadi pukul 22.00 WITA ketika volume air dan material tanah meluap ke permukiman warga.

“Saat wilayah tersebut diguyur hujan lebat tanpa henti. Puncaknya pada pukul 22.00 WITA, terjadilah banjir bandang dan longsoran yang merendam permukiman warga,” ungkap Achril.

35 Rumah Terendam, Satu Unit Hancur Total

Dampak bencana tercatat di empat desa: Muara Bone (50 jiwa), Moodulio (97 jiwa), Taludaa (100 jiwa), dan Masiaga (10 jiwa). Total 35 unit rumah terendam, dengan satu rumah hancur total setelah tersapu arus banjir.

Seluruh warga terdampak yang berjumlah 35 kepala keluarga atau 105 jiwa telah dievakuasi ke posko pengungsian di Dusun 3 desa setempat. “Saat ini, seluruh anggota keluarga korban beserta warga terdampak lainnya yang berjumlah 35 KK atau 105 jiwa telah dievakuasi ke lokasi pengungsian yang berpusat di Dusun 3 desa setempat,” kata Achril.

Bone Bolango merupakan salah satu kabupaten di Provinsi Gorontalo yang rentan terhadap banjir bandang saat musim hujan. Wilayah pegunungan dan lembah di sepanjang aliran sungai membuat air cepat menggenangi pemukiman di dataran rendah.