Saturday, May 30, 2026
Olahraga

Veda Ega Pratama Melesat dari P20 ke P9 di Practice Moto3 Italia 2026, Lolos Langsung ke Q2

Veda Ega Pratama berhasil menembus sepuluh besar pada sesi practice Moto3 Italia 2026 di Sirkuit Mugello, Jumat (29/5). Pembalap 17 tahun dari Honda Team Asia ini mengawali hari dengan posisi ke-20 di FP1 karena lintasan basah, lalu melesat ke posisi kesembilan saat practice sore ketika trek mulai mengering.

Peningkatan signifikan ini membuat Veda lolos langsung ke kualifikasi kedua (Q2) yang digelar Sabtu (30/5). Bagi Veda, pencapaian ini menjadi bekal penting menjelang balapan utama Minggu (31/5). Pencapaian Veda ini turut menyusul kabar positif dari cabang lain, termasuk kiprah Jay Idzes yang absen dari timnas Indonesia.

“Secara keseluruhan, hari ini berjalan positif. Kondisi pagi ini sangat sulit karena ini pertama kalinya saya balapan dalam kondisi basah di Mugello dan treknya sangat licin,” ucap Veda seusai practice.

Kondisi lintasan basah di sesi pagi memang menjadi tantangan tersendiri bagi rookie asal Gunung Kidul, DI Yogyakarta ini. Namun ketika aspal Mugello mengering di sesi sore, Veda mampu menunjukkan kecepatan terbaiknya dan merangsek ke papan atas catatan waktu. Perubahan drastis dari posisi 20 ke posisi 9 dalam satu hari membuktikan kemampuan adaptasi yang luar biasa dari pembalap muda Indonesia ini.

“Jadi saya mencoba untuk meningkatkan kemampuan selangkah demi selangkah dan memahami batas-batasnya,” kata Veda dalam rilis resmi Honda Team Asia.

Prestasi Veda di Moto3 musim 2026 memang terus mencuri perhatian. Sebelumnya, ia sempat bikin geger paddock dengan catatan waktu yang menyaingi pembalap senior. Tidak heran jika pihak Honda langsung memberikan pujian atas konsistensi Veda di sesi practice kali ini, memperkuat prediksi bahwa Veda adalah rookie Moto3 paling menjanjikan musim ini.

“Dalam sesi latihan, saya mampu meningkatkan catatan waktu lap demi lap dan akhirnya mengamankan akses langsung ke Q2 dengan serangan waktu terakhir saya,” ungkap Veda.

Serangan waktu di menit-menit akhir menjadi kunci keberhasilan Veda. Kemampuannya untuk tampil presisi ketika tekanan paling tinggi menjadi keunggulan tersendiri dibandingkan pembalap-pembalap lain di grid Moto3. Strategi ini terbukti ampuh membawa Veda melompat jauh dari posisi awal yang kurang menguntungkan.

“Saya senang dengan itu karena itu penting untuk besok. Kami masih perlu menyesuaikan beberapa hal pada motor dan meningkatkan konsistensi untuk kecepatan balapan,” ujar Veda.

Sementara itu, sesi practice MotoGP Italia di sirkuit yang sama juga menghasilkan cerita menarik. Di Giannantonio tampil mengguguk di sesi practice, sementara Marc Marquez menempati posisi keenam. Persaingan ketat di kelas utama ini semakin memanaskan atmosfer balapan akhir pekan di Mugello.

Bagi Veda, fokus utamanya kini adalah mengoptimalkan setelan motor dan menjaga konsistensi kecepatan untuk balapan Minggu. Dengan modal lolos langsung ke Q2 dan pengalaman berharga mengatasi lintasan basah, peluang Veda untuk meraih hasil terbaik di Moto3 Italia 2026 terbuka lebar.