Aespa Raih Capaian Fantastis, Album LEMONADE Puncaki iTunes di 19 Negara
Seoul — Grup vokal asal Korea Selatan, aespa, sukses mencuri perhatian global usai merilis album penuh kedua mereka bertajuk LEMONADE. Album yang dirilis pada 29 Mei 2026 pukul 13.00 KST ini langsung melesat ke puncak tangga lagu iTunes Top Albums di 19 negara dalam kurun waktu kurang dari 24 jam.
Kesuksesan LEMONADE tidak terbatas di satu kawasan saja. Selain Indonesia, album ini juga menguasai chart iTunes Top Albums di Vietnam, Nigeria, Taiwan, Laos, Jepang, Thailand, Kolombia, dan Filipina. Tak hanya itu, LEMONADE juga menembus 10 besar iTunes Top Albums di 38 negara lain, termasuk Amerika Serikat, Kanada, Prancis, dan Belanda. Capaian ini menegaskan posisi aespa sebagai salah satu aktor K-pop terbesar saat ini, setara dengan demam konser besar seperti yang sempat dirasakan para penggemar F4 saat reuni di Jakarta.
Di China, LEMONADE juga menduduki puncak chart penjualan album digital QQ Music dan KuGou Music. Jepang pun tak kalah antusias, dengan album ini memuncaki chart Top 100 Albums di Line Music dan AWA. Angka-angka ini menunjukkan bahwa pasar musik Asia masih menjadi ladang subur bagi grup-grup K-pop yang mampu menghadirkan konsep segar.
Dari sisi penjualan fisik dan digital, Hanteo Chart mencatat bahwa LEMONADE terjual 842.534 kopi dalam 24 jam pertama setelah dirilis. Meskipun angka ini lebih rendah dibanding penjualan mini album MY WORLD yang mencapai 1,37 juta kopi di hari pertama, capaian tersebut tetap tergolong luar biasa di tengah persaingan industri musik yang makin ketat. Video musik Lemonade sendiri telah melampaui 10 juta views dalam kurun waktu yang sama.
Kesuksesan aespa ini juga menjadi cerminan bagaimana industri hiburan Korea Selatan terus berekspansi secara global, mirip dengan euforia yang diciptakan oleh berbagai konser internasional yang digelar di Indonesia belakangan ini, termasuk konser F4 FFOREVER Jakarta hari kedua yang sempat memadati Indonesia Arena.
Sebagai bagian dari promosi, aespa dijadwalkan tampil di acara musik Show! Music Core (MBC) dan Inkigayo (SBS) untuk memperkenalkan single LEMONADE kepada publik yang lebih luas. Dengan konsep yang meninggalkan nuansa futuristik khas aespa dan mengusung estetika retro, album ini seolah menjawab keinginan penggemar untuk melihat sisi baru dari empat personelnya.
Di tengah gemuruh dominasi global aespa, dunia hiburan internasional juga diwarnai berbagai isu menarik lainnya, mulai dari kontroversi merek besar seperti Starbucks Korea yang terbakar kontroversi hingga tren budaya pop yang terus berkembang pesat. Ke depannya, penggemar tentu menantikan langkah aespa selanjutnya dalam menjaga momentum LEMONADE di kancah musik global.