Herdman Undang Baker dan Vickery ke Latihan Timnas, Proses Naturalisasi Berjalan
Pelatih Timnas Indonesia John Herdman membuka alasan di balik keputusannya mengundang dua calon pemain naturalisasi mengikuti sesi latihan di Stadion Madya Gelora Bung Karno, Jakarta, Sabtu (30/5). Dua nama yang hadir adalah Mitchell Baker dan Luke Vickery — keduanya sedang dalam proses perpindahan paspor menjadi Warga Negara Indonesia.
Herdman menegaskan bahwa kedua pemain bukan sekadar pengunjung latihan, melainkan bagian dari strategi jangka panjang skuad Garuda. “Ya, Mitchell dan Luke, mereka adalah dua pemain yang kami pantau dalam pendekatan naturalisasi. Kami memiliki strategi untuk kedua pemain tersebut,” ujar Herdman usai sesi latihan internal game.
Jeda kompetisi domestik dan internasional menjadi momen strategis bagi Herdman untuk memperkenalkan Baker dan Vickery kepada atmosfer timnas. Mitchell Baker yang berstatus mahasiswa Georgetown Hoyas di Amerika Serikat sedang dalam masa libur kuliah, sementara Luke Vickery mendapat izin khusus dari klub A-League-nya, Macarthur FC, untuk berlatih bersama skuad Garuda selama sepekan.
“Masa libur kompetisi mereka sebenarnya sangat cocok dengan TC ini. Mitchell sedang libur kuliah dan Luke, kami mendapat izin dari klub A-League-nya untuk dia berlatih bersama kami minggu ini. Jadi ini adalah kesempatan besar bagi saya untuk melihat para pemain ini dan memahami kualitas mereka,” tutur pelatih asal Inggris itu.
Vickery yang lahir di Hawaii pada 25 Oktober 2005 merupakan penyerang serba bisa. Pemain 20 tahun itu biasa bermain sebagai sayap kanan, namun mampu menepi di kiri maupun mengisi posisi penyerang tengah. Sementara Baker, kelahiran Melbourne 11 Desember 2006, bermain sebagai striker utama di kampusnya.
Herdman mengisyaratkan bahwa keduanya belum bisa memperkuat Indonesia di FIFA Matchday Juni 2026, karena proses naturalisasi masih berjalan. Namun peluang tampil di Piala AFF 2026 pada Juli mendatang tetap terbuka lebar asalkan urusan dokumen rampung tepat waktu.
“Tidak di bulan Juni [untuk Mitchell dan Luke]. Kami tetap berharap, kami harap pemerintah dan para pejabat yang mengelola proses ini yang telah sangat luar biasa membantu tim nasional. Kami harap mereka dapat mendukung kami,” ucap Herdman.
Kehadiran Baker dan Vickery menambah daftar panjang pemain keturunan yang sedang diproses naturalisasi oleh PSSI. Keputusan Herdman mengundang mereka ke TC ini menegaskan komitmen federasi untuk memperkuat kedalaman skuad, seiring Persib Bandung yang baru saja masuk daftar cekal FIFA dan berbagai dinamika yang melanda klub-klub lokal.
Jika proses naturalisasi Baker dan Vickery lancar, Indonesia berpotensi menambah opsi penyerang untuk kompetisi Asia Tenggara. Herdman sebelumnya juga sudah mengundang Jay Idzes dan beberapa pemain berdarah Indonesia lainnya, membuktikan bahwa pendekatan naturalisasi bukan sekadar janji, melainkan bagian nyata dari proyek besar membangun timnas yang kompetitif di kancah internasional.