Saturday, May 30, 2026
Teknologi

Blue Moon Bakal Hiasi Langit Malam Indonesia 31 Mei 2026, Ini Waktu dan Cara Menyaksikannya

Jakarta — Fenomena langka Blue Moon bakal menghiasi langit malam Indonesia pada Minggu, 31 Mei 2026. Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) memastikan purnama kedua di bulan ini bisa diamati langsung dari seluruh wilayah tanpa teleskop.

Blue Moon merupakan purnama tambahan yang muncul dua kali dalam satu bulan kalender. Pada Mei 2026, purnama pertama bertajuk Flower Moon sudah muncul lebih dulu pada 1 Mei lalu. Kini, purnama kedua atau Blue Moon diprediksi mencapai puncak fase pada akhir bulan.

“Blue Moon adalah sebutan untuk Bulan purnama kedua yang muncul dalam satu bulan kalender. Purnama pertama terjadi pada 1 Mei, sementara purnama kedua akan muncul pada 31 Mei 2026,” tulis BRIN dalam unggahan di Instagram, Sabtu (30/5).

Meski namanya Blue Moon, Bulan tetap berwarna putih kekuningan seperti biasa. Nama tersebut hanyalah istilah astronomi untuk fenomena purnama tambahan yang relatif jarang terjadi, rata-rata dua atau tiga tahun sekali. Fenomena serupa bahkan menjadi inspirasi idiom “once in a blue moon” yang berarti sesuatu yang amat langka. Hal senada juga pernah dibahas dalam artikel tentang fenomena luar angkasa yang menarik perhatian publik.

“Karena itulah, istilah Blue Moon kemudian sering dikaitkan dengan sesuatu yang jarang terjadi,” ujar BRIN.

BRIN menjelaskan puncak fase purnama Blue Moon akan terjadi pada 31 Mei. Di Indonesia, momen puncaknya jatuh pada sore hari sehingga pengamat disarankan menunggu malam tiba saat Bulan mulai terlihat jelas di langit timur. Keistimewaan lain, pada malam tersebut Bulan akan tampak berdekatan dengan Antares, bintang merah terang yang menjadi “jantung” konstelasi Scorpio.

Fenomena ini bisa dinikmati dari seluruh wilayah Indonesia sepanjang malam. Pengamat cukup mencari lokasi dengan langit terbuka dan kondisi cuaca cerah untuk pengalaman pengamatan terbaik. Tidak diperlukan alat bantu seperti teleskop karena Blue Moon sangat terang dan mudah dikenali. Malam yang cerah juga menjadi momen tepat untuk menikmati atraksi visual di Bundaran HI yang menyambut perayaan Waisak tahun ini.

Kemunculan Blue Moon tahun ini menambah deretan fenomena langit yang menghiasi Mei 2026. Sebelumnya, Indonesia juga menjadi saksi hujan meteor Eta Aquariid dan supermoon yang sempat mencuri perhatian pengamat bintang di tanah air. Di sisi lain, investor juga tengah disibukkan dengan lonjakan harga emas Antam yang menembus rekor baru minggu ini.