Rekor Pertemuan PSG vs Arsenal: Dari Hasil Imbang 2016 hingga Final Budapest
Jakarta — Paris Saint-Germain dan Arsenal bersiap untuk duel puncak di final Liga Champions 2025/2026 yang berlangsung di Puskas Arena, Budapest, Sabtu malam ini. PSG datang sebagai juara bertahan, sementara Arsenal berambisi mengakhiri puasa gelar Eropa yang sudah berlangsung berdekade-dekade.
Sebelum kedua tim saling berhadapan di lapangan hijau Budapest, catatan pertemuan mereka di kompetisi Eropa menarik untuk ditelusuri. Sejak era modern Liga Champions, PSG dan Arsenal sudah beberapa kali bertemu — dan nyaris selalu menghasilkan pertandingan yang ketat serta penuh dramatisasi.
2016: Dua Hasil Imbang dalam Sepekan
Pertemuan pertama di abad ke-21 terjadi pada fase grup Liga Champions 2016/2017. Di Parc des Princes, PSG langsung unggul cepat lewat Edinson Cavani saat laga baru berjalan 44 detik. Arsenal sempat tertinggal, namun Alexis Sanchez berhasil menyamakan kedudukan pada menit ke-78. Kedudukan 1-1 bertahan hingga peluit akhir, dilengkapi dengan ketegangan di masa tambahan waktu setelah Marco Verratti dan Olivier Giroud sama-sama menerima kartu kuning kedua.
Bulan berikutnya, giliran Emirates Stadium yang menjadi venue pertemuan kedua. PSG kembali unggul lebih dulu lewat Cavani, namun Arsenal berbalik unggul setelah gol Olivier Giroud dari titik penalti dan bunuh diri Marco Verratti. PSG membalas lewat gol bunuh diri Alex Iwobi, sehingga pertandingan berakhir 2-2. Hasil imbang ini sekaligus membantu Arsenal finis sebagai juara grup, sementara PSG gagal meraih hasil maksimal di pertandingan terakhir fase grup.
2024: Arsenal Dominan di Emirates
Delapan tahun berlalu, kedua tim kembali berjumpa pada fase liga Liga Champions 2024/2025. Kali ini Arsenal tampil jauh lebih dominan. Gol Kai Havertz dan Bukayo Saka mengantarkan The Gunners meraih kemenangan meyakinkan 2-0. Kemenangan itu menjadi yang kedua kalinya Arsenal mengalahkan PSG dalam sejarah pertemuan kedua klub sekaligus membantu mereka finis di posisi tiga fase liga dan lolos langsung ke babak 16 besar.
Pertemuan kelua di musim yang sama berlangsung di Parc des Princes pada April 2025. PSG berhasil membalas kekalahan mereka dengan kemenangan tipis, menambah catatan rivalitas yang semakin intens antara kedua klub raksasa Eropa ini.
Final Budapest: Siapa yang Berjaya?
Kini, rivalitas itu mencapai puncaknya di final Liga Champions. PSG datang dengan status juara bertahan setelah musim lalu meraih trofi perdana mereka di kompetisi ini. Sementara Arsenal, di bawah arahan Mikel Arteta, berambisi meraih gelar Liga Champions pertama dalam sejarah klub.
Catatan pertemuan menunjukkan bahwa duel ini selalu berlangsung ketat. Dari lima pertemuan terakhir, tak ada satu pun yang berakhir dengan kemenangan telak. PSG memenangi dua pertandingan, Arsenal sekali, dan dua laga lainnya berakhir imbang.
Menjelang laga puncak ini, berbagai prediksi bermunculan. Arsene Wenger, legenda Arsenal, menjagokan The Gunners meski PSG lebih diunggulkan oleh Opta. Sementara itu, mayoritas pengamat juga cenderung memilih Arsenal sebagai kandidat juara.
Pertandingan final Liga Champions PSG vs Arsenal akan disiarkan langsung di SCTV malam ini. Kedua tim dipastikan akan tampil dengan kekuatan terbaiknya untuk merebut trofi bergengsi tersebut.
Sementara itu di Liverpool, skuad asuhan Arne Slot tengah menelan kepahitan setelah kegagalan di Liga Primer. Situasi ini kontras dengan atmosfer Budapest yang memanas menjelang laga puncak Eropa malam nanti.