Siapa Gantikan Jay Idzes? Ini 5 Kandidat Kapten Timnas Indonesia di FIFA Matchday Juni
Jakarta — Jay Idzes dipastikan absen dari skuad Timnas Indonesia pada FIFA Matchday Juni 2026. Pemain bertahan Sassuolo itu mengalami cedera yang memaksanya beristirahat, meninggalkan kekosongan besar di lini pertahanan sekaligus posisi kapten yang selama ini ia emban.
John Herdman kini dihadapkan pada dilema serius. Selain harus menentukan pengganti Jay Idzes di barisan belakang, pelatih asal Selandia Baru itu juga perlu menunjuk sosok baru yang bakal mengenakan ban kapten saat Indonesia melawan Oman pada 5 Juni dan Mozambik empat hari berselang di Stadion Utama Gelora Bung Karno.
Sepanjang masa baktinya di skuad Garuda, Jay Idzes dikenal sebagai figur sentral yang tenang, komunikatif, dan konsisten. Karakter kepemimpinan itulah yang sulit tergantikan begitu saja, mengingat alasan di balik absennya Jay Idzes juga berkaitan dengan cedera serius yang butuh waktu pemulihan.
Beberapa nama mulai mengemuka sebagai kandidat kuat. Rizky Ridho, bek Persija Jakarta, disebut-sebut sebagai opsi paling realistis. Ridho sudah malang melintang di berbagai kelompok usia Timnas dan dikenal piawai menjaga komunikasi antarpemain. Ketenangannya di lini belakang menjadi nilai tambah yang sulit diabaikan.
Sementara itu, Jordi Amat menawarkan pengalaman berbeda. Bek senior Persija ini memiliki rekam jejak panjang di kompetisi Eropa dan Asia Tenggara. Pengalaman menghadapi tekanan laga internasional bisa menjadi modal berharga, meskipun peluangnya sangat bergantung pada komposisi pemain inti yang dipilih Herdman.
Dari lini tengah, Marc Klok juga layak diperhitungkan. Kapten Persib Bandung itu dikenal vokal dan memiliki mental bertarung tinggi. Posisinya sebagai gelandang memberikan pengaruh besar dalam mengatur ritme permainan sekaligus menjembatani komunikasi antarlini di lapangan.
Pilihan lain datang dari pemain abroad. Kevin Diks, bek Borussia Monchengladbach, bisa menjadi alternatif jika Herdman menghendaki kapten dari kumpulan pemain yang berkompetisi di Eropa. Pengalaman dan kualitasnya di Bundesliga menjadikannya kandidat yang layak dipertimbangkan, meski belum lama berada di lingkungan Timnas Indonesia.
Yang menarik, Herdman juga punya opsi tak terduga: Maarten Paes. Kiper Timnas Indonesia ini memiliki sudut pandang luas dalam mengatur organisasi pertahanan dari belakang gawang. Komunikasinya yang aktif di lapangan dinilai krusial, terutama saat tim kehilangan sosok sekaliber Jay Idzes. Meski demikian, posisi kiper sebagai kapten biasanya membutuhkan komunikasi ekstra dengan wasit dan seluruh lini permainan.
Situasi ini sebenarnya bisa menjadi peluang emas bagi Herdman untuk menguatkan kedalaman skuad menjelang kampanye besar. Dengan Piala Dunia 2026 semakin dekat, setiap laga FIFA Matchday menjadi kesempatan berharga untuk menguji kesiapan pemain dalam situasi tekanan tinggi.
Keputusan akhir Herdman soal kapten baru tentu akan menjadi sorotan utama. Siapa pun yang terpilih, tantangan besar menanti: menjaga soliditas pertahanan sekaligus mempertahankan jiwa kepemimpinan yang selama ini menjadi nyawa Timnas Indonesia.