Sunday, May 31, 2026
Olahraga

David Raya vs Matvey Safonov, Siapa Kiper Terbaik Jika Final Liga Champions Ditentukan Adu Penalti?

Jakarta — Final Liga Champions antara PSG dan Arsenal di Puskas Arena, Budapest, Sabtu malam ini berpotensi berlangsung sangat ketat. Jika kedua tim gagal memecah kebuntuan dalam 120 menit pertandingan, penjaga gawang menjadi sosok paling menentukan siapa yang mengangkat trofi.

Arsenal mengandalkan David Raya, kiper asal Spanyol yang baru saja meraih penghargaan Sarung Tangan Emas Premier League musim ini. Sementara PSG mempercayakan mistar gawangnya kepada Matvey Safonov, kiper Rusia yang belakangan menjadi spesialis adu penalti bagi klub asal Prancis tersebut.

Raya memasuki laga setelah menjalani musim yang impresif bersama Arsenal di Final Liga Champions. Kiper berusia 30 tahun itu mengoleksi 19 clean sheet dari 38 pertandingan Premier League musim ini, catatan yang mengantarkannya meraih gelar kiper terbaik di liga domestik.

Pengalaman adu penalti Raya juga tidak bisa diremehkan. Penampilan paling menonjol terjadi saat Arsenal menghadapi Porto pada perempat final Liga Champions musim lalu. “Raya melakukan dua penyelamatan penting yang membantu timnya menang 4-2 dalam adu penalti.”

Namun, catatan Raya dari titik putih tidak selalu sempurna. Pada putaran ketiga Piala FA Januari 2025 melawan Manchester United, ia gagal menepis satu pun penalti lawan. Sejak memperkuat Arsenal, Raya telah menghadapi 12 penalti dalam pertandingan reguler — tiga berhasil ia hentikan sementara sembilan lainnya berbuah gol.

Di sisi lain, Safonov menempati posisi berbeda. Kiper berusia 27 tahun itu mulai dikenal luas berkat performanya dalam adu penalti, terutama saat membantu PSG meraih trofi di ajang Piala Interkontinental FIFA pada Desember lalu.

Dalam laga final melawan Flamengo, “Safonov berhasil menepis empat penalti secara beruntun.” Aksi tersebut menjadi salah satu penampilan individu terbaiknya sejak bergabung dengan PSG dan memperkuat reputasinya sebagai spesialis adu penalti.

Selain di Piala Interkontinental FIFA, Safonov juga tampil gemilang dalam adu penalti Coupe de France musim lalu melawan Lens. “Ia melakukan dua penyelamatan penting yang membawa PSG lolos ke babak berikutnya.”

Menariknya, dalam dua adu penalti yang pernah dijalaninya bersama PSG, Safonov selalu menjadi faktor penentu kemenangan tim. Rekor itu memberikan kepercayaan diri besar menjelang final Liga Champions, sebagaimana terlihat dari rekam jejak pertemuan PSG dan Arsenal yang selalu berlangsung sengit.

Untuk penalti dalam waktu normal pertandingan, Safonov memiliki catatan satu penyelamatan dan empat kali kebobolan. Jumlah tersebut memang belum sebanyak pengalaman yang dimiliki Raya, namun efektivitas Safonov dalam momen adu penalti membuat PSG memiliki alasan untuk optimistis.

Jika final berlangsung hingga titik putih, duel antara Raya dan Safonov bisa menjadi penentu siapa yang mengangkat trofi Liga Champions. Kedua kiper memiliki kekuatan masing-masing — Raya dengan pengalaman dan konsistensinya, Safonov dengan insting luar biasanya dalam momen krusial.

Pertandingan final Liga Champions: PSG vs Arsenal tayang di Vidio mulai pukul 23.00 WIB dan disiarkan langsung di SCTV. Kompetisi ini merupakan puncak musim 2025-2026 yang sudah menampilkan berbagai kejutan termasuk pemecatan Arne Slot dari Liverpool.

Siapapun pemenangnya, final malam ini diprediksi menjadi salah satu yang paling dramatis dalam sejarah Liga Champions — terutama jika kedua penjaga gawang tampil sebaik yang mereka bisa.