Thursday, May 28, 2026
Ekonomi

Golkar Sebut Partisipasi Kurban Jadi Sinyal Ekonomi Indonesia Masih Oke

Jakarta — Partisipasi masyarakat Indonesia dalam berkurban pada Iduladha 2026 dinilai menjadi sinyal positif bagi kondisi ekonomi nasional. Anggota Komisi XI DPR RI Fraksi Partai Golkar, Eric Hermawan, menyebut tingginya antusiasme berkurban menunjukkan daya beli masyarakat masih terjaga dengan baik.

DPP Partai Golkar sendiri menyembelih 47 ekor sapi dan 4 ekor kambing pada perayaan Iduladha di Jakarta, Rabu (27/5/2026). Salah satu hewan kurban berasal dari Ketua Umum Partai Golkar Bahlil Lahadalia yang menyumbangkan seekor sapi berbobot 1,3 ton.

“Insyaallah ekonomi kita bagus. Mudah-mudahan dengan Golkar menyembelih sapi ini mempunyai manfaat yang banyak, kemudian juga bisa mengangkat ekonomi kita yang baik lagi,” kata Eric usai mengikuti salat Iduladha di Kantor DPP Partai Golkar, Jakarta.

Eric menilai kemampuan masyarakat untuk berkurban menjadi indikator bahwa konsumsi dan daya beli tetap berjalan meski dihadapkan pada tekanan global. Ia berharap momentum Iduladha dan pembagian hewan kurban dapat memberi dampak positif bagi masyarakat, baik dari sisi sosial maupun ekonomi.

Bahlil Lahadalia juga disebut menyalurkan hewan kurban untuk kantor DPD Partai Golkar di seluruh Indonesia. Setelah proses penyembelihan, daging kurban akan didistribusikan ke berbagai kelompok masyarakat, mulai dari organisasi kemasyarakatan, pondok pesantren, hingga warga di kawasan pinggiran Jakarta Utara.

Data dari Badan Pusat Statistik sebelumnya menunjukkan pertumbuhan ekonomi Indonesia pada triwulan I 2026 mencapai 5,61 persen. Angka ini menjadi dasar optimisme sejumlah pihak bahwa fundamental ekonomi nasional masih kokoh meski menghadapi volatilitas pasar keuangan global.