Friday, May 29, 2026
Internasional

Sugiono Ungkap Alasan Kunjungan Prabowo ke Paris: Macron 2 Kali Undang

Jakarta — Menteri Luar Negeri Sugiono membeberkan alasan di balik keputusan Presiden Prabowo Subianto melakukan kunjungan kenegaraan ke Paris, Prancis, tepat saat perayaan Iduladha 1447 Hijriah. Kunjungan tersebut ternyata merupakan respons atas undangan Presiden Emmanuel Macron yang sudah diajukan sebanyak dua kali.

Sugiono menjelaskan, Macron sejatinya mengajak Prabowo berkunjung ke Paris sejak bulan lalu. Namun, jadwal kedua pemimpin negara bentrok dan belum menemukan waktu yang cocok.

“Ini adalah undangan dari Presiden Emmanuel Macron yang sebenarnya sempat tertunda,” ujar Sugiono dalam pernyataan pers yang diterima media, Rabu (27/5/2026).

Ketika Prabowo sebelumnya sudah berada di Paris untuk pertemuan bilateral, Macron kembali menyampaikan undangan resmi dengan menawarkan jadwal baru. Kali ini, Prabowo memutuskan untuk memenuhi.

“Dan pada saat kunjungan presiden kita ke Paris itu juga, dalam pertemuan kedua kepala negara waktu itu, Presiden Macron kembali mengundang dan mengajukan tanggal yang saat ini,” kata Sugiono.

Sugiono menegaskan, kunjungan Prabowo ke Prancis kali ini bersifat resmi sebagai kunjungan balasan atas lawatan Macron ke Indonesia sebelumnya. Kehadiran Prabowo di Paris juga menjadi momen bagi masyarakat Indonesia yang berada di Prancis untuk merayakan Iduladha bersama presiden mereka.

“Jadi karena sudah diajukan dua kali ini yang kedua, beliau, pak presiden memenuhi undangan ini dan hadir di Paris dalam rangka kunjungan kenegaraan. Sebagai kunjungan balasan kunjungan Presiden Macron ke Indonesia,” lanjutnya.

Kunjungan kenegaraan ini memperkuat hubungan diplomatik Indonesia-Prancis di tengah dinamika geopolitik global yang terus bergerak. Prabowo dijadwalkan melakukan sejumlah agenda bilateral selama berada di Paris, termasuk pembahasan kerja sama ekonomi dan keamanan.