Friday, May 29, 2026
Internasional

Gubernur California Umumkan Pajak 100% Atas Dana Gelap Trump senilai US,8 Miliar

Gubernur California Gavin Newsom mengumumkan rencana untuk mengenakan pajak 100% atas dana sebesar hampir US$1,8 miliar milik pemerintahan Presiden AS Donald Trump. Dana tersebut diduga digunakan sebagai “alat persenjataan” politik oleh pemerintah federal.

“Satu hal yang menurut saya akan kita coba lakukan… adalah mengenakan pajak 100%. Siapa pun dari California yang menerima dana tersebut, kami ingin mengenakan pajak 100% dari hasil tersebut dan itu adalah tindakan yang dapat diambil oleh negara bagian California,” kata Newsom.

Dana Rp 29 Triliun Dideskripsikan sebagai “Dana Gelap”

Kantor pers gubernur menggambarkan dana sebesar US$ 1,776 miliar tersebut sebagai “dana gelap” dalam unggahan di media sosial. Angka itu setara dengan sekitar Rp 29 triliun dengan kurs saat ini.

Dana tersebut merupakan bagian dari penyelesaian hukum antara Trump dan Internal Revenue Service (IRS). Trump sebelumnya menggugat lembaga tersebut karena laporan pajaknya bocor ke media. Sebagai gugatan balik, IRS setuju untuk membayar kompensasi kepada Trump dan bisnis-bisnisnya.

Kontroversi Pembebasan Terdakwa 6 Januari

Kontroversi memanas karena sebagian dana tersebut berpotensi mengalir kepada lebih dari 1.500 terdakwa kasus kerusuhan 6 Januari 2021 di Gedung Capitol yang telah diampuni oleh Trump. Beberapa di antaranya kini menghitung biaya penuntutan, hukuman penjara, dan kerugian bisnis mereka dengan harapan mendapatkan kompensasi.

Langkah ini sudah menghadapi tantangan hukum dari dua petugas polisi yang membela Gedung Capitol dari perusuh pada 6 Januari 2021.

Senator Republik Ikut Pertanyakan

“(Dana tersebut) berpotensi memberikan kompensasi kepada seseorang yang menyerang petugas polisi, mengakui kesalahannya, dihukum, diampuni, dan sekarang kita akan membayar mereka untuk itu? Itu tidak masuk akal,” kata Senator Partai Republik Thom Tillis dari Carolina Utara.

Partai Demokrat dan beberapa anggota Partai Republik mempertanyakan legalitas dana tersebut, termasuk bagian perjanjian yang “selamanya melarang” IRS mengaudit klaim pajak masa lalu oleh Trump, kerabatnya, dan bisnisnya.

Newsom belum menunjukkan kapan negara bagian akan mulai memberlakukan pajak tersebut. Gedung Putih dan Departemen Kehakiman belum menanggapi permintaan komentar terkait pengumuman ini.