Thursday, May 28, 2026
Nasional

BGN Luncurkan Aplikasi Reviu Menu MBG untuk Kontrol Kualitas Makanan

Jakarta — Badan Gizi Nasional (BGN) resmi meluncurkan Aplikasi Reviu Menu Makan Bergizi Gratis (MBG) sebagai alat kontrol masyarakat terhadap pelaksanaan program andalan pemerintah ini. Aplikasi ini dirancang untuk mengawasi kualitas, kesegaran, rasa, dan variasi menu makanan yang didistribusikan ke sekolah-sekolah.

Kepala BGN, Sony, menjelaskan peluncuran aplikasi ini merupakan langkah preventif untuk mengantisipasi berbagai persoalan yang sempat muncul selama satu tahun empat bulan pelaksanaan program MBG. Pemerintah mencatat sejumlah kejadian yang tidak diinginkan selama periode tersebut.

“Beberapa kejadian menonjol di antaranya ada siswa yang sakit perut, pusing, muntah-muntah, sampai gatal-gatal sehingga mengakibatkan beberapa dari mereka harus mendapatkan perawatan,” kata Sony di Kantor Pusat BGN, Kebon Sirih, Jakarta Pusat, Selasa (26/5/2026).

BGN terus melakukan pengembangan sistem untuk memperkuat pencegahan sejak awal, salah satunya melalui peningkatan kesadaran para pelaksana di lapangan, mulai dari Koordinator Satuan Pangan dan Pelayanan Gizi (KSPPG), pengawas gizi, hingga mitra penyedia makanan.

“BGN senantiasa berpikir bagaimana melakukan pengembangan-pengembangan sistem yang tujuannya salah satunya terkait kejadian menonjol MBG adalah bagaimana melakukan pencegahan. Salah satu pencegahan adalah dengan meningkatkan awareness kepada para pelaksana lapangan. Mereka adalah KSPPG, pengawas gizi, dan mitra,” ujar Sony.

Aplikasi Reviu Menu MBG berbeda dengan aplikasi “Jaga Dapur MBG” milik Kejaksaan Agung yang berfokus pada reviu dari penerima manfaat langsung. Aplikasi BGN berfungsi menampung laporan dari kelompok penerima manfaat sebagai bentuk kontrol masyarakat.

“Aplikasi yang akan kita luncurkan saat ini adalah aplikasi yang merupakan wujud nyata menampung kontrol dari masyarakat, jadi program MBG ini dikontrol oleh masyarakat,” jelasnya.

Dalam pelaksanaannya, setiap sekolah akan menunjuk dua hingga tiga guru sebagai person in charge (PIC) penerima MBG. Para PIC diwajibkan memiliki aplikasi Reviu Menu MBG untuk melakukan penilaian terhadap makanan yang diterima setiap hari.

“Aplikasi Reviu Menu MBG ini menjadi satu alat wajib yang dimiliki oleh PIC sekolah,” ujar Sony.

Proses penilaian dilakukan sejak makanan tiba di sekolah. PIC akan mengecek ketepatan waktu distribusi, melakukan tes organoleptik melalui penciuman dan pengecekan rasa makanan, hingga memastikan variasi menu yang disajikan tidak monoton.

“Ketika MBG datang, kemudian PIC melakukan penilaian apakah MBG datang tepat waktu atau tidak. Yang kedua melakukan tes organoleptik, dilakukan penciuman, dicium wajar atau tidak. Kalau misalkan ayam goreng dicium, oh wajar bau ayam goreng. Kalau misalkan baunya busuk langsung diberikan penilaian,” ucapnya.