Thursday, May 28, 2026
Politik

Fadli Zon soal Prabowo Salat Idul Adha di Prancis: Tak Harus Selalu di Indonesia

Jakarta — Presiden Prabowo Subianto menunaikan salat Iduladha 1447 H di Prancis pada Rabu pagi, 27 Mei 2026. Kehadirannya di negara Eropa itu bertepatan dengan lawatan kenegaraan resmi yang sudah terjadwal sejak sebelum Hari Raya.

Menteri Kebudayaan Fadli Zon angkat bicara soal keputusan Prabowo menjalani ibadah kurban di luar negeri. Ia menegaskan tidak ada yang salah dengan memilih lokasi salat di Prancis, mengingat kunjungan tersebut merupakan bagian dari agenda diplomatik penting.

Fadli Zon: Kunjungan Kenegaraan Bukan Hal Baru

Fadli Zon memberikan penjelasan seusai menunaikan salat Iduladha di Masjid Istiqlal, Jakarta Pusat, bersama Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka. Menurutnya, keberadaan Prabowo di Prancis merupakan bagian dari strategi hubungan bilateral Indonesia.

“Ya kan tahun lalu disini, tahun ini kebetulan bertempatan juga dengan kunjungan kenegaraan, state visit,” ujar Fadli di Masjid Istiqlal.

Ia menambahkan, “Artinya, kita kan bisa dimana saja tidak harus selalu disini dan Presiden melaksanakan salat Iduladha di Prancis.”

Strategic Partnership Jadi Prioritas

Fadli Zon menekankan bahwa kunjungan Prabowo ke Prancis mencerminkan kualitas hubungan kedua negara yang sudah terjalin lama. Kerja sama strategis Indonesia-Prancis mencakup berbagai sektor, mulai dari pertahanan hingga ekonomi hijau.

“Hubungan yang sangat bagus di berbagai bidang, strategic partnership kita dengan negara-negara, semua negara ya, saya kira ini sangat baik,” tutur Fadli.

“Saya kira ini terkait semua, baik untuk hubungan bilateral maupun dalam konteks geopolitik,” tandasnya.

Sementara itu, Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka memimpin salat Iduladha di Masjid Istiqlal bersama ribuan jemaah. Kehadiran Gibran di masjid kebanggaan umat Islam Indonesia itu menjadi perhatian publik, mengingat Prabowo berada di Prancis pada waktu yang bersamaan.