Jalan Amblas di Lenteng Agung Bikin Kemacetan Parah, Lubang Terbentuk sejak Rabu Malam
Jakarta — Jalan Raya Lenteng Agung, Jakarta Selatan, mengalami amblas pada Jumat (29/5/2026) pagi, menyebabkan kemacetan parah bagi pengendara yang melintas di kawasan tersebut. Lubang besar terbentuk di tengah badan jalan, memaksa dua dari tiga lajur ditutup dan hanya menyisakan satu jalur yang bisa dilalui kendaraan.
Kemacetan terjadi dari arah utara ke selatan, mulai dari Pasar Minggu menuju Depok. Kepadatan lalu lintas terpantau memanjang hampir 800 meter dari titik penyempitan. Seorang pengendara motor bahkan terperosok masuk ke lubang akibat amblasnya jalan tersebut.
Suku Dinas Bina Marga Jakarta Selatan menjelaskan bahwa kerusakan jalan ini sebenarnya sudah terdeteksi sejak dua hari lalu. “Pada Rabu 27 Mei malam tim SDBM Jakarta Selatan mendapat laporan dari warga dan salah seorang petugas PPSU bahwa jalan ambles dan kondisinya agak dalam,” kata Kasudin Bina Marga Jakarta Selatan Rifki Rismal, Jumat (29/5).
Penanganan awal dilakukan pada Kamis (28/5) pagi menggunakan coldmix untuk menjaga keamanan pengguna jalan. Namun kondisi memburuk pada Kamis sore ketika jalan kembali mengalami ambles dan retak meski sebelumnya sudah ditangani. Malam harinya, lubang amblas melebar hingga memakan dua lajur jalan.
Penyebab utama kerusakan diduga berasal dari saluran air di bawah jalan yang sudah kopong. Rifki menjelaskan pihaknya berkoordinasi dengan Suku Dinas Sumber Daya Air untuk menangani crossing saluran air yang bermasalah. Kondisi di bawah permukaan jalan yang sudah rapuh menjadi faktor utama mengapa amblas terus meluas meski sudah dilakukan penanganan.
Kepolisian memberlakukan rekayasa lalu lintas dengan menutup dua lajur kendaraan dari arah Jakarta menuju Depok. “Sat Lantas Jakarta Selatan melakukan rekayasa dan penutupan 2 lajur kendaraan dari arah Jakarta menuju Depok, saat ini hanya 1 lajur yang dapat dilintasi para pengendara,” demikian unggahan di akun X TMC Polda Metro Jaya pada pukul 06.30 WIB.
Pengendara diimbau mencari jalur alternatif karena penumpukan kendaraan di sekitar lokasi. Petugas gabungan dari kepolisian, dinas perhubungan, dan aparat wilayah berjaga di lokasi untuk mengatur arus lalu lintas. Lubang besar yang terbentuk telah dipasangi barikade water barrier dan bambu sebagai langkah pengamanan sementara.
Peristiwa ini menjadi pengingat pentingnya perawatan infrastruktur jalan di ibu kota, terutama di kawasan padat seperti kawasan yang rawan bencana akibat kondisi geografis. Kondisi saluran air yang tidak terawat di bawah jalan raya bisa menjadi ancaman serius bagi keselamatan pengguna jalan.
Beberapa hari ke depan, Bina Marga Jakarta Selatan dijadwalkan melakukan penanganan lebih lanjut untuk memperbaiki kerusakan secara menyeluruh. Sementara itu, pengendara yang rutin melintas di Jalan Raya Lenteng Agung dimaksimalkan untuk memantau kondisi lalu lintas melalui informasi dari akun resmi TMC Polda Metro Jaya.
Sebelumnya, program work from home yang dievaluasi pemerintah sempat disebut berpotensi mengurangi kepadatan lalu lintas di kawasan perkotaan. Namun kasus amblasnya jalan utama seperti Lenteng Agung menunjukkan bahwa masalah infrastruktur jalan tetap menjadi tantangan tersendiri bagi mobilitas warga Jakarta.
Para pengendara juga diingatkan untuk selalu waspada terhadap kondisi jalan yang tidak stabil, terutama setelah hujan deras. Kesiapan infrastruktur pendukung menjadi aspek krusial yang harus diperhatikan pemerintah dalam menjaga kelancaran aktivitas masyarakat sehari-hari.