Thursday, May 28, 2026
Internasional

Gedung Putih Bangun Arena Baku Pukul untuk Perayaan Kemerdekaan ke-250 AS

Gedung Putih Amerika Serikat sedang menyiapkan kejutan spektakuler untuk perayaan kemerdekaan ke-250 negara tersebut. Arena pertarungan UFC berbentuk oktagon mulai dibangun di halaman selatan kompleks kepresidenan, menjadikannya proyek sementara terbesar di area Gedung Putih dalam beberapa tahun terakhir.

Pembangunan arena ini merupakan bagian dari rangkaian perayaan America 250, yang menandai 250 tahun penandatanganan Deklarasi Kemerdekaan AS pada 4 Juli 1776. Namun ada sentuhan personal tambahan — acara ini juga sekaligus merayakan ulang tahun ke-80 Presiden Donald Trump.

Arena 5.000 Kursi dengan 85 Ribu Tiket Gratis

Presiden Trump memastikan arena tersebut akan menghadirkan pengalaman berbeda bagi publik Amerika. Berdasarkan render resmi yang beredar, panggung UFC akan dikelilingi dekorasi bernuansa merah, putih, dan biru lengkap dengan layar raksasa untuk menayangkan laga secara langsung.

“Akan ada arena berkapasitas 5.000 kursi tepat di depan Gedung Putih,” kata Trump dilansir dari laporan Al Jazeera.

UFC bahkan berencana membagikan hingga 85 ribu tiket gratis untuk masyarakat yang ingin menyaksikan acara tersebut. Trump mengklaim antusiasme masyarakat sangat tinggi terhadap pertarungan itu.

“Saya belum pernah melihat orang begitu menginginkan tiket seperti ini,” ujar Trump.

Perebutan Sabuk Kelas Berat dan Juara Ringan

Pertarungan UFC dijadwalkan berlangsung pada 14 Juni 2026 dan diprediksi menyedot puluhan ribu penonton. Laga utama akan mempertemukan petarung Brasil Alex Pereira melawan Ciryl Gane dari Prancis untuk perebutan sabuk interim kelas berat UFC.

Sementara duel lainnya menghadirkan juara ringan Ilia Topuria menghadapi Justin Gaethje. Kedua laga ini dipastikan menjadi daya tarik utama bagi penggemar bela diri campuran di seluruh dunia.

Rangkaian Perayaan America 250

Selain UFC, pemerintah AS juga menyiapkan berbagai acara lain dalam rangkaian America 250. Balapan IndyCar akan digelar di sekitar kawasan Gedung Putih, sementara festival besar direncanakan berlangsung di National Mall.

Ribuan kursi sementara juga dipasang di area oktagon, termasuk area khusus di sisi ring untuk marching band. Seluruh rangkaian perayaan ini menjadi momentum bagi AS untuk menunjukkan kebanggaan nasional di tengah berbagai tantangan geopolitik yang tengah dihadapi, termasuk konflik di Timur Tengah dan ketegangan perdagangan dengan sejumlah negara.