Pengambilan PIN SPMB Jatim 2026 Resmi Dibuka Hari Ini, Simak Cara dan Syaratnya
Jakarta — Seleksi Penerimaan Murid Baru (SPMB) Jawa Timur 2026 untuk jenjang SMA dan SMK negeri resmi memasuki tahap pengambilan PIN mulai hari ini, Kamis (28/5/2026). Tahapan ini menjadi gerbang wajib bagi seluruh calon siswa sebelum bisa mendaftar di jalur seleksi manapun.
PIN merupakan kode khusus yang harus dimiliki setiap calon murid baru untuk mengikuti proses pendaftaran SPMB Jatim 2026 di semua jalur seleksi. Tanpa PIN, proses pendaftaran tidak bisa dilanjutkan.
Siapa Saja yang Perlu Mengambil PIN?
Pengambilan PIN ditujukan bagi tiga kategori calon siswa: lulusan Jawa Timur tahun 2026, lulusan luar Jawa Timur, maupun lulusan tahun sebelumnya yang ingin mendaftar ke SMA atau SMK negeri di wilayah Jawa Timur.
Seluruh proses pengambilan dilakukan secara daring melalui laman resmi spmbjatim.net. Calon siswa harus login menggunakan NISN, NPSN sekolah asal, tanggal lahir, dan tanggal penerbitan KK, SKD, atau SKPD.
Verifikasi ke Sekolah Tetap Dibutuhkan
Meski proses pengambilan PIN dilakukan secara online, calon murid wajib melakukan verifikasi dan validasi data ke SMA atau SMK terdekat sesuai rekomendasi sistem sebelum PIN dapat diunduh. Langkah ini penting untuk memastikan kebenaran data pribadi dan domisili setiap peserta.
Sebelum tahap pengambilan PIN ini, proses pra pendaftaran sudah dimulai sejak 11 hingga 19 Mei 2026 melalui entry nilai rapor oleh sekolah asal. Setelah itu, calon murid baru melakukan verifikasi nilai rapor serta pembetulan data apabila ditemukan kesalahan.
Empat Tahap Seleksi SPMB Jatim 2026
SPMB Jawa Timur 2026 dibagi menjadi empat tahapan seleksi. Tahap pertama diperuntukkan bagi Jalur Domisili SMA/SMK, tahap kedua untuk Jalur Afirmasi, Mutasi Orang Tua/Wali, dan Prestasi Lomba, tahap ketiga untuk Jalur Nilai Prestasi Akademik SMA, sedangkan tahap keempat untuk Jalur Nilai Prestasi Akademik SMK.
Pengambilan PIN berlangsung mulai 28 Mei hingga 9 Juni 2026. Calon siswa diimbau untuk tidak menunda pengambilan PIN guna menghindari kepadatan menjelang batas waktu pendaftaran.