Friday, May 29, 2026
Internasional

Prabowo Disambut Pelukan Hangat Macron di Istana Elysee Paris

Jakarta — Presiden Prabowo Subianto mendapat sambutan istimewa dari Presiden Prancis Emmanuel Macron saat tiba di Istana Elysee, Paris, Kamis waktu setempat. Kedua pemimpin berpelukan hangat di depan pintu masuk gedung kepresidenan Prancis itu.

Kunjungan kenegaraan ini merupakan pemenuhan undangan Macron yang sebelumnya tertunda. Menteri Luar Negeri RI Sugiono memastikan bahwa pertemuan kedua negara sudah direncanakan sejak kunjungan terakhir Prabowo ke Paris bulan lalu.

“Kunjungan ini untuk memenuhi undangan dari Presiden Macron yang sebenarnya sempat tertunda,” kata Sugiono dalam pernyataan resmi Kementerian Luar Negeri RI, Rabu.

Sugiono menjelaskan bahwa Macron menyampaikan undangan tersebut saat menerima kunjungan Prabowo di Paris pada kesempatan sebelumnya. Undangan itu kemudian ditindaklanjuti dengan kunjungan resmi pekan ini.

Di Istana Elysee, Prabowo tidak datang sendiri. Putranya, Didit Hediprasetyo, turut mendampingi dengan mengenakan setelan jas hitam. Keduanya berfoto bersama Macron dan istrinya, Brigitte Macron, sebelum memasuki gedung untuk pembicaraan bilateral.

Brigitte Macron terlihat memberikan salam dengan mengatupkan kedua tangan saat Prabowo menghampirinya setelah berpelukan dengan Macron. Prabowo kemudian melanjutkan pembicaraan singkat dengan ibu negara Prancis itu sebelum pertemuan resmi dimulai.

Kunjungan ini menandai intensitas hubungan diplomatik Indonesia-Prancis yang terus meningkat. Prabowo sudah dua kali berkunjung ke Prancis sebelumnya — pada 14 Juli 2025 untuk menghadiri Parade Militer Hari Nasional Prancis atau Bastille Day, dan pada 23 Januari 2026 untuk memperkuat kerja sama strategis kedua negara.

Dengan tiga kunjungan dalam kurun waktu kurang dari setahun, Prancis menjadi salah satu negara Eropa yang paling sering dikunjungi Prabowo sejak menjabat sebagai presiden. Hubungan bilateral kedua negara mencakup sektor pertahanan, energi, dan investasi strategis.